Pesan Tersirat Dalam Doa
Cinta..!!! Cinta bagaikan bunga mawar merah yang menggoda mata untuk mendekatinya, namun tidak untuk digenggam. Jika digenggam akan terasa perih akibat duri yang terdapat pada batangnya. Cinta mengandung banyak misteri yang tidak mundah untuk dipecahkan, kadang rasa cinta itu menyiksa kadang pula amat menyenangkan. Cinta yang tulus tidak akan lekang terkikis oleh waktu, tidak memandang rupa, harta, dan kedudukan. Cinta barasal dari hati yang tidak bisa kita cegah maka dari itu cinta terkadang tidak membutuhkan alasan. Jika engkau ingin melihat cinta yang tulus janganlah terlalu jauh mencarinya cukup kembali kerumah maka engkau akan melihat cinta yang tulus pada kedua orang tuamu. Satu hal yang mesti kita ketahui bahwa orang yang paling sulit di nasehati adalah orang yang sedang jatuh cinta karena cinta tak butuh penjelasan dan masukan. Maka dari itu pertanyaan yang paling sulit dijawab oleh orang yang sedang jatuh cinta adalah alasan mengapa mereka jatuh cinta. Tidak ada teori yang jelas tentang munculnya cinta dalam diri manusia. Akan tetapi hati-hati dengan cinta sebagaimana yang dikatakan oleh salah satu ilmuan kondang yang gaya rambutnya acak-acakan yaitu Albert Einstein "gaya gravitasi tidak akan bertanggung jawab pada orang yang jatuh cinta"
Aku dan kamu bukanlah sepasang kekasih seperti pada umumnya. Tidak ada mawar, tidak ada cincin, tidak ada coklat sebagai tanda cinta. Bahkan tidak ada makan malam bersama sebagaimana sepasang kekasih pada umumnya. Semua kita lewati begitu saja namun dengan sebuah keyakinan bahwa kita ini saling mencitai. Canda tawa, keluh kesah suka dan duka, tak jarang muncul dalam hubungan kita, akan tetapi kita mampu melaluinya bersama tanpa rasa takut akan keberlangsungan hubungan kita. Namun kehawatiran kerap muncul dalam benak ini akan hubungan kita yang selalu diintai oleh masalah-masalah yang rumit. Saling menguatkan satu sama lain mejadi senjata utama kita dalam menghadapi masalah-masalah ini. Seolah tidak mau rasa cinta ini tersurah dan terbaca oleh banyak orang kita seakan berusaha memendam rasa cinta ini dihalayak umum, diam tanpa kata, terkadang hanya tatap mata yang menyampaikan rasa cinta itu. Namun itu bukanlah masalah bagi kita karena besarnya rasa saling percaya kita satu sama lain. Meski kita kerap terlibat dalam masalah-masalah yang disebut cemburu.
Aku jadi teringat pada satu cerita yang telah engkau sampaikan kepadaku pada suatu malam. Engkau bercerita tentang sebuah kisah seorang pemuda yang dengan berani dan gagahnya menyampaikan niat baiknya kepadamu. Berawal pada pertemuanmu dengannya dalam sebuah acara di suatu tempat. Pandangan pertamanya saat melihatmu membuatnya jatuh hati padamu, hingga pria ini semakin bersemangat bekerja dengan menjadikanmu sebagai motivasinya dalam bekerja. Dia ingin menjalin suatu ikatan denganmu kejenjang yang lebih serius lagi bahkan terlihat lebih serius dari pada aku hingga engkau harus mempertanyakan kembali keseriusanku sebagai peganganmu. Yahh..!! pria itu ingin menikahimu. Namun dengan santun engakau menolak niat baik pria itu. Sungguh tidak ada sedikitpun rasa cemburu yang terlintas dibenakku setelah engkau ceritakan kisah pria pemberani itu. Kisah itu justru berhasil membuat kepercayaanku ini semakin kuat dan rasa cinta ini semakin dalam.
Sebelumnya saya ingin minta maaf kepadamu bidadari impianku karena saat ini aku belum bisa menikahimu. Satu hal yang mesti kamu ketahui bahwa namamu telah menjadi bagian rencana indahku. Aku selalu berdoa agar aku bisa segera menghalalkan apa yang haram bagiku saat ini. Meski kita berada di tempat yang berbeda tapi kita masih menatap satu langit yang sama, meski kita belum bersatu tapi kita masih satu dalam sebuah keyakinan, meski kita tidak berjalan beriringan namun kita tetap berada dalam satu tujuan yaitu menjadikan apa yang saat ini haram bagi kita akan menjadi halal suatu saat nanti. Dalam diamku, kuselalu berusaha dengan cara berdoa.
Comments
Post a Comment