Satu Tujuan Beda Jalan
Berbicara tentang kehidupan tentu tidak akan ada habisnya apa lagi jika kita membahas tentang tujuan kita dimasa depan, kita bak berbicara tentang berapa jumlah tetes air di dalam samudra. Manusia itu adalah mahluk yang tidak akan puas akan apa yang telah ia capai jika ia punya satu gunung emas dalam genggamannya maka ia akan berusaha lagi untuk menjadikan dua gunung emas dalam genggamannya. Namun kehidupan tidaklah mudah karena hidup bukan hanya sekedar hidup, jika hidup hanya sekedar hidup maka seekor kerapun mampu menjalaninya. Hidup bukanlah sekedar mencari makan setelah perut terpenuhi kita kembali tidur untuk menunggu perut merasa lapar lagi, bukan juga tentang hanya sekedar bernafas apa lagi hanya sekedar menunggu pagi berganti siang, siang berganti sore, sore berganti malam dan malam kembali menjadi pagi hingga sang pencipta mengatakan waktunya pulang, hidup tidaklah sesimpel itu teman. Kita harus terus bergerak mengikuti perkembangan yang ada mengingat kita ini memiliki perasaan yang dapat mempengaruhi kehidupan kita dan perasaan itu menutut kita untuk terus beranjak dari satu tempat ke tempat yang satunya.
Kini kata pepatah sudah mulai berlaku bahwa dimana ada pertemuan disana ada perpisahan, waktu yang mempertemukan kita waktu pulalah yang akan memisahkan kita. Sungguh dengan berat hati kita harus menerima perpisahan ini bukan karena kita tidak satu tujuan lagi, namun perbedaan jalan yang kita lalui menuju tujuan kitalah yang memisahkan kita. Akan tetapi, saya yakin sutu saat nanti seiring berjalannya waktu kita akan bertemu lagi dimasa depan. Satu hal yang saya yakini saya tidak akan bisa lagi menemukan teman yang seperti kalian lagi, jangan seperti kalian menghampiri kalin pun mungkin tidak akan ada lagi. Semoga tujuan kita dapat kita capai dan sukses selalu untukmu saudaraku yang tak sedarah..

Comments
Post a Comment