Untuk inikah Masa Remajaku

     
Pacaran.!! Yah, sebuah kata yang tidak asing lagi ditelinga para remaja saat ini. Pacaran bahkan di jadikan hal yang lumrah untuk dilakukan di usia remaja. Bahkan pacaran seakan-akan adalah budaya yang turun-termurun dilakukan oleh remaja.Padahal diantara mereka yang sedang menjalani hubungan ini "pacaran"belum tentu tahu dari mana asal dan apa tujuan mereka menjalani hubungan yang tidak jelas itu.
     
Bukannya saya mau disebut alim atau semacamnya yah sob. Akan tetapi, menurut beberapa sumber yang saya baca bahkan saya dapat langsung dari "sang"inspirator saya yang menyatakan pacaran itu haram. Ya pacaran itu haram.!! Kita mesti menyadari hal itu meski Allah tidak secara terang-terangan menyatakan dalam kitabnya bahwa pacaran itu haram. Namun Allah yang Maha cerdas sudah menerangkan dengan banyak kategori bahwa segala sesuatu baik itu pola pikir, cara betindak dan masalah hati yang terjadi pada orang yang berpacaran pada dasarnya adalah haramnya pacaran dimata Allah.
     
Sebuah kisa protesnya sahabat nabi yang bernama Adi bin Hatim Radhiyallahu'an kepada Rasulullah S.A.W. yang diriwayatkan dari Adi bin Hatim bahwa ia mendengar Rasulullah S.A.W. membaca firman Allah S.W.T. , "Mereka menjadikan orang-orang yang alim dan rahib rahib mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah..."(QS. Al Taubah:31)
Adi bin Hatim berkata kepada beliau, "Sungguh kami tidaklah menyembah kepada mereka..", Beliau bersabda, "Tidakkah mereka mengharamkan apa yang telah dihalalkan Allah, lalu kalian pun mengharamkannya, dan tidakkah mereka itu menghalalkan apa yang telah diharamkan Allah, lalu kamu pun menghalalkannya?" Adi bin Hatim menjawab, "Ya". Rasulullah pun menjawabnya dengan tegas, "itulah bentuk penyembahanmu kepada mereka".
     
Dan satu lagi teman-teman sabda rasulullah yang mesti kita pahami, "janganlah salah seorang lelaki diantara kamu berkhalwat kecuali dengan mahramnya". (HR Bukhari dan Muslim). Coba pikirkan ada tidak orang yang pacaran tidak ingin berdua-duaan?. Bahkan di zaman ini yang ada mereka yang pacaran malah cari kesempatan sebanyak-banyaknya agar mereka bisa berdua-duaan. Nah sekarang gimana teman-teman sekarang sudah jelaskan bahwa pacaran itu haram di mata Allah.
     
Namun melihat realita yang terjadi sekarang justru seakan akan remaja bangga akan hubungan yang mereka jalani dalam hal ini yaitu berpacaran. Satu contoh kecilnya yaitu kebanyakan remaja mengingat jelas bahkan mempublikasikan tanggal yang mereka anggap istimewah dalam hidupnya yakni tanggal jadian mereka dan ini merupakan hal yang lumrah dikalangan remaja saat ini. Terkadang mereka mempublikasikan dengan bangganya tanggal jadian mereka diberbagai sosial media mulai dari facebook, BBM, Line, instagram, twitter dan sebagainya biasanya mereka mengutip kata-kata "hari ini tanggal jadian kita beb tidak terasa yah sudah 5 tahun kita lalui suka dan duka bersama semoga kita tetap langgeng" ini pacaran atau garansi? hehehe. Dan merekapun terkadang mendapatkan doa dari teman seperjuangannya dalam mengejar cinta biasanya sih doanya seperti ini teman-teman "long last yah, semoga langgeng dan jangan lupa bahagia". Hahahaha.. doa yang cukup menggelitik bukan?. Mereka mendoakan teman mereka langgeng dalam dosa dan menjadi calon penghuni neraka, mereka ini teman atau setan sih? Mereka ini berdoa kepada siapa? Pada Allah? Allah jalas-jelas mengharamkan yang namanya pacaran. Secara tidak sadar mereka mempublikasikan awal dari bertambahnya dosa mereka dan ia bangga akan hal itu.
    
Seharusnya di usia remaja ini kita mesti sibuk menyusun skenario kehidupan untuk menentukan arah, kemana kita akan melangkah dan kemana kita akan menuju guna mencapai kehidupan yang lebih baik lagi bukannya, sibuk menyusun drama percintaan yang penuh dengan kebohongan, kebodohan, dan kehinaan atas diri sendiri. Karena Allah tidak akan mengubah takdir suatu kaum jika kaum itu tidak mengubah sendiri takdirnya.

Comments

Popular posts from this blog

Kemajuan Teknologi, Motifasiku

Pesan Tersirat Dalam Doa

Kartini Day's